TANGGAMUS – Dua titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Sabtu (5/9/2026). Masing-masing berada di Pekon Napal terpantau pada koordinat -5.70034, 105.04089, sedangkan titik di Pekon Unggak berada pada koordinat -5.72177, 105.08015.
Kapolsek Limau Iptu Fridy Romadhana Panca Rizky, S.Sos., mengatakan personel melakukan pengecekan langsung terhadap titik panas tersebut untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan upaya pemadaman.
“Dari hasil pengecekan, masing-masing lokasi memiliki luasan area yang terbakar sekitar setengah hektare. Saat personel tiba dan melakukan pengecekan, api sudah berangsur padam,” kata Iptu Fridy Romadhana Panca Rizky.
Ia menjelaskan, titik panas pertama berada di area kebun dan pegunungan milik warga bernama Asman di Pekon Napal. Lahan tersebut rencananya akan ditanami padi darat atau padi gunung dan berada jauh dari permukiman warga.
Sementara titik panas kedua berada di Pekon Unggak, pada area kebun dan pegunungan milik warga bernama Sahri. Lahan tersebut rencananya akan ditanami padi darat atau palawija saat musim hujan dan juga berada jauh dari permukiman.
“Lokasi kedua titik berada jauh dari permukiman, namun kami tetap melakukan pemantauan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali meluas,” ujarnya.
Iptu Fridy mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, terutama di tengah kondisi lahan yang berpotensi mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, dan apabila menemukan adanya titik api agar segera melaporkannya kepada petugas agar dapat segera ditangani,” imbaunya
Solihin
