TANGGAMUS – Polsek Limau Polres Tanggamus melakukan identifikasi setelah sebuah rumah berdinding papan di Dusun Way Cumuk, Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus.
Kapolsek Limau Iptu Fridy Romadhana Panca Rizky, S.Sos mengatakan rumah tersebut merupakan milik Kusniadi (39), wargaPekon Tegineneng yang bekerja sebagai nelayan.
“Rumah korban berlantai dua atau panggung berukuran sekitar 6×6 meter terbakar pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Iptu Fridy mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa 22 September 2026.
Kapolsek menegaskan, berdasarkan hasil identifikasi, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sejumlah barang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut, di antaranya kayu balok sekitar satu meter kubik, pakaian, peralatan dapur, KTP milik korban serta sertifikat tanah atas nama Isro dengan luas sekitar 121 meter persegi.
“Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta,” tegasnya.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan dari saksi Isro (56) dan Ana (50), saat kebakaran terjadi, korban Kusniadi sedang berada di rumah orang tuanya yang berjarak sekitar 750 meter dari rumah tersebut.
Korban mengetahui kejadian setelah mendapat kabar dari pamannya dan langsung menuju lokasi bersama orang tuanya. Sesampainya di rumah, korban bersama warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
“Api kemudian berhasil dipadamkan, namun bangunan rumah habis rata dengan tanah,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan para saki dan korban, api diduga berasal dari tungku memasak yang berada di bagian bawah rumah. Tungku tersebut diduga masih menyisakan api ketika ditinggalkan.
“Keterangan para saksi tersebut menjadi bagian dari proses identifikasi dan pendalaman peristiwa kebakaran,” tegasnya.
Kesempatan itu, Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku atau peralatan memasak berbahan bakar api, terutama sebelum meninggalkan rumah. Pastikan api benar-benar padam dan tidak ada bara yang masih menyala sebelum aktivitas ditinggalkan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan tungku, kompor maupun sumber api lainnya benar-benar sudah padam sebelum meninggalkan rumah. Periksa juga kondisi instalasi listrik dan jauhkan benda yang mudah terbakar dari sumber api guna mencegah terjadinya kebakaran,” imbaunya
Solihin







