Bandar Lampung–Dalam Upaya menanamkan karakter disiplin dan wawasan kebangsaan terus dilakukan SMP Negeri 17 Bandar Lampung. Pada pelaksanaan upacara bendera rutin, Senin (12/10/2026), sekolah menghadirkan pembina upacara dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kapten Laut (P) Purwo Edi S, Kasi Binpuanter Lanal Lampung, yang hadir mewakili Komandan Lanal Lampung Kolonel Laut (P) Irianto Kurniawan,B.Eng., M.M.S.M.Tr.Opsla.CRMP. Turut mendampingi Peltu Panca Arum Taruna, Dan Posbinpotmar Lempasing.
Kepala SMP Negeri 17 Bandar Lampung,Jondri Haryadi, S.Pd.I.M.Pd.I. mengatakan kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut merupakan bagian dari program Penguatan Pendidikan Karakter (P3K) di sekolah.
Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki karakter disiplin, nasionalisme, dan cinta tanah air. Kehadiran TNI AL menjadi teladan langsung bagi mereka
Dalam amanatnya yang penuh motivasi, Kapten Purwo memberikan tiga pesan pendidikan utama kepada ratusan siswa:
Pertama, bijak dalam menggunakan gadget.Di era digital, siswa diminta memanfaatkan gawai untuk literasi, belajar, dan mengakses informasi positif, bukan untuk konten negatif, hoaks, atau game berlebihan yang mengganggu belajar.
Kedua, disiplin dan tanggung jawab. Disiplin adalah kunci kesuksesan. Mulai dari disiplin waktu, disiplin berpakaian, hingga disiplin dalam belajar.
Ketiga, cinta bahari dan bela negara.Sebagai generasi penerus bangsa maritim, siswa diajak untuk mengenal dan mencintai laut Indonesia sebagai masa depan bangsa.
Pesan tersebut disambut antusias oleh siswa. Upacara yang berlangsung di lapangan utama SMPN 17 itu berjalan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Menurut Jondri, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin dengan menggandeng berbagai instansi, baik TNI, Polri, maupun instansi pemerintah lainnya, untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual bagi siswa.
Kami di SMPN 17 ingin membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Perlu dukungan semua pihak untuk mencetak generasi emas
Solihin







