Bandar Lampung – Kebakaran menghanguskan sebuah gudang mebel di Jalan Raden Imba Kesuma, Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Sejumlah mebel, mulai dari sofa hingga meja, serta bahan baku kayu dan busa ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi akibat kebakaran yang menimpa gudang milik GT (33) itu ditaksir mencapai Rp 200 juta.
Kapolsek Tanjung Karang Barat AKP Martoyo mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh sejumlah karyawan mebel yang sedang tidur di kamar dalam gudang.
Para karyawan terbangun setelah mendengar suara dari bagian belakang gudang. Saat memeriksa sumber suara, mereka mendapati api sudah membakar bagian belakang bangunan.
“Para saksi kemudian berteriak membangunkan karyawan lainnya dan berusaha memadamkan api menggunakan air. Namun, api dengan cepat membesar sehingga mereka keluar dari gudang untuk meminta pertolongan,” ujar Martoyo, Selasa (20/10/2026).
Petugas pemadam kebakaran Kota Bandar Lampung kemudian dikerahkan ke lokasi dengan lima unit mobil pemadam. Petugas langsung melakukan penyiraman untuk mencegah api terus meluas dan melalap area di sekitarnya.
Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran sekitar pukul 06.40 WIB.
Martoyo menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, api diduga berasal dari bagian belakang gudang dan kemungkinan dipicu korsleting listrik yang menyambar material mebel yang mudah terbakar.
“Dugaan sementara, api berasal dari bagian belakang gudang dan diduga berkaitan dengan korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut,” tegasnya.
Ia mengingatkan masyarakat, khususnya pemilik usaha dan gudang penyimpanan barang, agar rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan kondisi kabel dan sambungan listrik aman. Hal ini penting untuk mencegah kebakaran, terutama di tempat yang menyimpan material mudah terbakar seperti kayu, busa, dan furnitur
Solihin






