Beranda / lampung tengah / Unjuk Rasa di Mapolres Lampung Tengah Mendapat Pengamanan Ketat dari Satuan Brimob Polda Lampung 

Unjuk Rasa di Mapolres Lampung Tengah Mendapat Pengamanan Ketat dari Satuan Brimob Polda Lampung 

BrimobLampung — Satuan Brimob Polda Lampung mengerahkan personel dari Batalyon B Pelopor untuk melakukan pengamanan di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Lampung Tengah pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon B Pelopor Kompol Robi Bowo Wicaksono, S.H. ini dimulai sejak pukul 11.00 WIB guna mengantisipasi eskalasi massa yang mendatangi area tersebut. Kehadiran personel elite Polri ini menjadi langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Lampung.

Penebalan keamanan ini dilakukan menyusul adanya aksi penyampaian aspirasi dari sekitar 400 warga Dusun Bekri dan Kampung Komering yang menuntut keadilan bagi rekan mereka. Warga menyatakan keberatan atas tindakan hukum yang diambil oleh Satreskrim Polres Lampung Tengah terhadap oknum yang diduga melakukan pencurian buah sawit di areal PTPN Bekri. Satuan Brimob Polda Lampung hadir untuk memastikan proses penyampaian pendapat tersebut tidak mengganggu pelayanan publik serta mencegah terjadinya tindakan anarkis yang dapat merugikan semua pihak.

Dalam pelaksanaannya, personel Satuan Brimob Polda Lampung menerapkan prosedur pengamanan secara humanis dengan melakukan pengawalan ketat di titik-titik strategis Mapolres Lampung Tengah. Setelah menerima arahan teknis mengenai Cara Bertindak (CB) yang presisi, personel terus bersiaga hingga massa membubarkan diri dengan tertib pada pukul 17.30 WIB. Rangkaian tugas diakhiri dengan apel konsolidasi bersama jajaran Polres setempat untuk memastikan situasi benar-benar kondusif dan seluruh personel dalam keadaan lengkap.

Komandan Satuan Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso menegaskan bahwa kehadiran pasukannya merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin rasa aman di tengah masyarakat. “Kami hadir untuk mengawal proses demokrasi agar penyampaian aspirasi berjalan lancar tanpa mencederai aturan hukum yang berlaku. Personel di lapangan diperintahkan untuk mengedepankan sikap persuasif namun tetap tegas dalam menjaga objek vital Polri, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Melalui pengamanan yang terukur dan terintegrasi ini, diharapkan hubungan antara masyarakat dan kepolisian tetap harmonis dalam bingkai supremasi hukum. Satuan Brimob Polda Lampung senantiasa siap sedia memberikan pengabdian terbaik demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan damai di seluruh penjuru Provinsi Lampung.

Solihin

 

 

Tinggalkan Balasan