Bandar Lampung–Dalam Menjaga lingkungan bukan sekadar memungut sampah, melainkan membangun kebiasaan dan menanamkan rasa tanggung jawab sejak dini. Semangat inilah yang ditanamkan SMP Negeri 17 Bandar Lampung melalui peringatan World Cleanup Day (WCD) 2026, Jumat, 25 September 2026.
Berkolaborasi dengan Komunitas Jejak Bermakna (JEJAMA) dan Green Generation, SMPN 17 Bandar Lampung mengajak para siswa belajar langsung tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi bersih-bersih, edukasi pengelolaan sampah, hingga penanaman pohon.
Kepala sekolah setempat, Jondri Haryadi, M.Pd.I, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk karakter peserta didik yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Lingkungan sekolah juga dapat menjadi ruang belajar yang efektif untuk membiasakan siswa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jondri.
Semangat kepedulian tersebut, ujar dia, diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang diawali dengan senam bersama, dilanjutkan sosialisasi dan edukasi lingkungan, aksi membersihkan lingkungan sekolah, serta praktik memilah sampah.
Para siswa diajak memahami bahwa sampah yang dihasilkan setiap hari perlu dikelola dengan baik. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, dan menjaga kebersihan kelas menjadi langkah awal membangun budaya peduli lingkungan.
Aksi penghijauan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan siswa terhadap lingkungan sekaligus menciptakan suasana sekolah yang lebih hijau dan nyaman,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Humas SMPN 17, Siti Komariah, M.Pd, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu dari 20 SMP terpilih di Kota Bandar Lampung yang menjadi lokasi pelaksanaan program JEJAMA dalam memperingati World Cleanup Day pada 20 September 2026.
Program tersebut, katanya, sebelumnya diinisiasi JEJAMA melalui pengajuan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung. Dalam pelaksanaannya, JEJAMA menggandeng Green Generation untuk memperkuat edukasi dan gerakan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar
Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat menjaga lingkungan terus tumbuh menjadi budaya positif di sekolah,” ujarnya.
Keberhasilan pendidikan lingkungan, katanya, tidak hanya terlihat dari bersihnya halaman sekolah setelah kegiatan, tetapi juga dari kebiasaan siswa menjaga kebersihan ketika kegiatan telah usai.
Kami di sini berupaya menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” kata wanita berwajah manis dan murah senyum itu
Solihin






