
_Bandar Lampung Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Kostiana, SE., MH menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus dijadikan pedoman utama dalam keluarga untuk mencegah terjadinya konflik di lingkungan kampung.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila yang digelar di *Jl. Tirtayasa Gang Lekan RT 06, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung*, Kamis (1/8/2026).
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, penguatan ideologi Pancasila tidak cukup hanya di sekolah atau kantor, tapi harus dimulai dari rumah.
“Pancasila itu bukan hafalan. Sila ke-2 dan ke-5, Kemanusiaan dan Keadilan Sosial, harus kita praktekkan di rumah. Saling menghargai, musyawarah, gotong royong. Kalau keluarga kuat, kampung pasti aman dari konflik,” ujar Kostiana.
Ia menambahkan, saat ini tantangan terbesar keluarga adalah pengaruh media sosial dan kurangnya komunikasi. Oleh karena itu, 3 pedoman yang ia tekankan adalah: *Iman, Adab, dan Komunikasi*.
“Kita ajak bapak ibu di Campang Raya ini, yuk kita hidupkan lagi nilai gotong royong dan musyawarah. Jangan main hakim sendiri. Ada masalah, duduk bareng. Itu Pancasila,” lanjutnya.
Kegiatan yang dihadiri puluhan warga dan tokoh masyarakat RT 06 ini juga diisi dengan diskusi tanya jawab seputar bahaya hoax dan cara menjaga kerukunan antar warga.
Lurah Campang Raya yang turut hadir mengapresiasi inisiatif DPRD Provinsi Lampung. “Kami berharap sosialisasi seperti ini rutin dilakukan agar warga semakin paham dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Di akhir acara, Kostiana mengajak seluruh warga untuk menjadikan rumah sebagai benteng pertama Pancasila. “Keluarga yang damai akan melahirkan bangsa yang damai,” tutupnya.
Otong Suprianto


